Hidup tak selama
dilalui dengan lurus dan penuh kebahagiaan. Ia bagai roda yang terus berputar
tanpa henti, hari ini bahagia sesaat berikutnya duka, kini penuh dengan
kegembiraan dilain waktu mendapat musibah dan ujian. Saat mendapati musibah tak
sedikit diantara kita yang menghadapinya dengan putus asa menganggapnya lebih
dari kemampuan diri bahkan sampai berujung bunuh diri. Dalam setiap musibah
pasti ada cinta diantara sudut-sudutnya yang membuatnya menjadi kebahagiaan.
Ketika telah
menemukan sudut indah bernama cinta dalam musibah yang dihadapi maka akan kita
sadari bahwa musibah itu sebenarnya sangat bermanfaat bagi kita sendiri dan tak
pernah lagi kita akan mencacinya.
Musibah mengukur
kemampuan diri
Saat musibah,
kita dapat melihat daya tahan personal baik
materi,emosi,fisik maupun pikiran. Kadang musibah itu berupa kekurangan Materi sehingga
stabilitas dan pengaturan (manajemen) financial kita diuji sampai sejauh mana.
Banyak manusia yang mengalami gangguan emosional (mudah marah) ketika
mendapatkan musibah, pada saat itu kita dapat mengetahui pada titik mana
kemampuan terendah kita bisa mengendalikan emosi. Saat musibah kita dipacu
berpikir lebih kuat agar dapat keluar dari musibah dengan secepatnya, tidak
semua orang dapat berpikir cepat dan tepat pada saat kondisi tertekan dan
kekurangan sehingga melahirkan rumus-rumus baru untuk keluar mengakhiri
musibah.
Musibah cara
menemukan solusi kehidupan
Solusi-solusi atas
permasalahan kehidupan kita dapatkan dalam setiap musibah yang menimpa. Mungkin
ketika saat normal terbiasa dengan hal-hal yang membuat terlena. Ketika seorang
siswa atau mahasiswa menghadapi soal-soal ujian dia dipaksa memutar otaknya
mengingat kembali semua pelajaran yang telah diterima dan disimpan dalam memorinya
kemudian memakai semua rumus-rumus tersebut sesuai dengan formula soal yang
didapatkannya sehingga menghasilkan jawaban yang benar. Ada banyak formulasi
solusi kehidupan yang kita dapatkan setelah melalui musibah dan tak jarang
solusi itu juga berguna ketika dikemudian hari kita menemukan musibah serupa
sehingga dapat keluar lebih cepat saat musibah yang serupa.
Musibah menambah
cinta
Cinta itu tak
selamanya akan tumbuh, mekar dan bersemi hanya dengan hal-hal yang
menggembirakan. Cinta itu indah ketika meminta pengorbanan dan melalui jalan
berliku. Musibah dan ujian bagi orang beriman adalah sebuah prosesi kenaikan
tingkat keimanan, bentuk cinta sang pencipta manusia pada ciptaan-Nya. Bentuk
lain dari cara menumbuhkan rasa cinta dan syukur atas banyak nikmat yang telah
di berikan-Nya . Saat berhasil melalui rintangan dan ujian maka akan makin
besar rasa cinta dan kepemilikan kita terhadap hal-hal yang diujikan-Nya. Dalam
setiap musibah ada bentuk pesan dan rasa cinta yang Rabb kita berikan pada
setiap hamba-Nya.
Saat
ujian dan musibah apapun dan seberat apapun datang menyapa kehidupan kita, mari
kita cari sudut-sudut cinta yang dibawanya agar dalam menghadapi setiap
kesulitan dan lika-likunya menghadirkan rasa lapang dan spirit keluar darinya
dengan cinta dan rasa suka cita.
Jafana Garden 19102013
IWAN Wahyudi
15.20
Iwan Wahyudi

0 komentar :
Posting Komentar